Pertemuan 10 "PENGANTAR EKONOMI MAKRO"

PENGANTAR EKONOMI MAKRO

Nama                     : Elisa Noviyanti

Nim                       : 222010200165

Dosen pengampu  : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.

Prodi                     : Manajemen 

Fakultas                : FBHIS

Universitas           : Muhammadiyah Sidoarjo


1. Hubungan Variabel Antara Ekonomi Makro

    Kemampuan investor dalam memahami dan meramalkan kondisi ekonomi makro di masa datang, akan sangat berguna dalam pembuatan keputusan investasi. Beberapa variabel ekonomi makro yang perlu diperhatikan investor antara lain: PDB, Inflasi, Tingkat Bunga, Kurs Rupiah, Anggaran defisit, investasi swasta, neraca perdagangan dan pembayaran.

2. Masalah dan Tujuan Dalam Ekonomi Makro

    A. Masalah-masalah yang ada dalam Ekonomi Makro:
  • Masalah pengangguran.
  • Masalah kenaikan harga (inflasi).

  • Masalah neraca pembayaran.

  • Masalah ketidakstabilan kegiatan ekonomi.

  • Masalah pertumbuhan ekonomi.

   B. Inflasi merupakan kejadian ekonomi yang sering terjadi meskipun kita tidak pernah menghendaki. Milton Friedman mengatakan inflasi ada di mana saja dan selalu merupakan fenomena moneter yang mencerminkan adanya pertumbuhan moneter yang berlebihan dan tidak stabil (Dornbusch & Fischer, 2001). 

Rumus GNP Deflator:


    C. Pengangguran merupakan salah satu masalah yang selalu dihadapi dan sulit untuk dihindari bagi suatu negara, baik di negara berkembang maupun negara maju, namun pada umumnya tingkat pengangguran cenderung lebih tinggi dihadapi oleh negara-negara yang sedang berkembang. Pengangguran merupakan keadaan dimana seseorang tidak memiliki pekerjaan, bekerja kurang dari waktu kerja, atau sedang mencari kerja (Rafiq et al, 2010).

Rumus Tingkat Pengangguran:

    D. Neraca pembayaran yang timpang maksudnya adalah adanya kesenjangan antara jumlah perolehan dari ekspor dengan pembayaran untuk imporyang terjadi akibat ketimpangan catatan transaksi ekonomi internasional suatu negara terhadap negara lain dalam kurung waktu tertentu, umumnya selama satu tahun.
    
    E. Tingkat pertumbuhan penduduk merupakan program jangka panjang dari pemerintah. Dalam suatu studi kependudukan yang terkait dengan pertumbuhan ekonomi, angka kelahiran, dan kematian akan memengaruhi tingkat pertumbuhan penduduk serta struktur penduduk menurut umur.
    
    F. Peningkatan Proses Produksi, Strategi untuk meningkatkan efisiensi proses produksi adalah dengan melakukan penambahan atau pengurangan operator (disesuaikan dengan kebutuhan DMU), mengurangi jam kerja dengan menambahkan jumlah mesin yang beroperasi, mengevaluasi mesin yang tidak produktif serta menyesuaikan kebutuhan bahan baku

3. Tujuan Pembangunan Ekonomi Makro
    

Perluasan kesempatan kerja adalah upaya yang dilakukan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan/atau mengembangkan lapangan pekerjaan yang tersedia. Kesempatan kerja adalah lowongan pekerjaan yang diisi oleh pencari kerja dan pekerja yang sudah ada.

     B. Kapasitas Produksi yang tinggi

Kapasitas produksi adalah suatu tingkat yang menyatakan batas kemampuan, penerimaan, penyimpanan atau keluaran dari suatu unit, fasilitas atau output untuk memproduksi dalam suatu periode waktu tertentu. Kapasitas produksi menentukan persyaratan modal sehingga mempengaruhi sebagian besar dari biaya.

C. Tingkat Pendapatan Nasional Dan Pertumbuhan Ekonomi Yang Tinggi

Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Tujuan pertumbuhan ekonomi tak lain adalah untuk meningkatkan GNP.

D. Keadaan Perekonomian Yang Stabil 

Stabilitas ekonomi adalah tidak adanya fluktuasi berlebihan dalam ekonomi makro. Perekonomian dengan pertumbuhan output yang cukup konstan dan inflasi yang rendah dan stabil akan dianggap stabil secara ekonomi.

E. Neraca Pembayaran Luar Negeri Yang Seimbang

Neraca pembayaran internasional atau balance of payment adalah suatu catatan yang disusun atau dibuat secara lebih sistematis terkait seluruh transaksi ekonomi yang meliputi perdagangan barang jasa transfer keuangan dan juga moneter Antar Penduduk dalam suatu negara dengan penduduk di luar negeri untuk satu periode.

F. Distribusi Pendapatan Merata

Distribusi pendapatan nasional akan menentukan bagaimana pendapatan nasional yang tinggi mampu menciptakan perubahan dan perbaikan dalam masyarakat, seperti mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan kesulitan-kesulitan lain dalam Masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 3 "ELASTISITAS, PERMINTAAN, DAN PENAWARAN"

Pertemuan 7 "BENTUK-BENTUK PASAR"

Pertemuan 6 "TEORI ONGKOS PRODUKSI"